Kapolres Semarang bersama Dandim, Dampingi Bupati Tinjau Rumah Singgah dan Kecamatan Zona Merah 

Kapolres Semarang bersama Dandim, Dampingi Bupati Tinjau Rumah Singgah dan Kecamatan Zona Merah 
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo S.I.K., M.H. Mendampingi Bupati Semarang H Ngesti Nugraha Bersama Dandim 0714 Letkol Inf Loka Jaya Sembada S.I.P

SEMARANG- Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo S.I.K., M.H. mendampingi Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Dandim 0714 Letkol Inf Loka Jaya Sembada S.I.P dan pejabat lainnya meninjau rumah singgah pasien Covid-19 di Hotel Garuda, Kopeng, Getasan, Rabu (09/06/2021) sore.

Bupati Semarang bersama Kapolres Semarang dan Dandim 0714/Salatiga memastikan kesiapan rumah singgah dalam rangka menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang dan memberikan motivasi kepada petugas yang sedang berjaga di rumah singgah.

Usai peninjauan, Bupati dengan segenap unsur forkompimda juga mengadakan pertemuan dengan para kepala desa se Kecamatan Getasan untuk mengetahui kendala kendala yang ada di tingkat desa dan memberikan upaya upaya penanganan dalam mencegah penularan covid-19 yang melonjak.

"Kita imbau warga terutama di Kecamatan zona merah untuk memperketat protokol kesehatan. Hal itu sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi lonjakan tambahan kasus positif baru, " kata Bupati dihadapan para kepala desa.

Bupati juga mengingatkan untuk melarang kegiatan hajatan yang mengundang banyak tamu. Warga diminta mentaati instruksi Bupati Semarang Nomor 14 Tahun 2021 yang mengatur jumlah warga dalam satu acara hajatan sebanyak 20 orang.

Sementara itu Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menegaskan pihaknya bersama TNI tidak segan bertindak tegas jika masih ada warga yang nekat melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mengumpulkan massa.

“Kami sudah perintahkan kepada anggota untuk bersama dengan gugus tugas tangkat kecamatan dalam menindak terhadap warga yang masih nekat karena Kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama, " tegasnya.

Kegiatan pengecekan rumah singgah ini dilaksanakan juga oleh jajaran di Bapelkes Sewakul Ungaran dan Rumah singgah di Pringapus serta wilayah zona merah covid-19. 

Kapolres mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan lebih intensif kepada masyarakat.

Sementara itu kepala dinas kesehatan dr Ani Rahardjo MPPM yang ikut dalam rombongan menjelaskan pada hari ini terjadi penambahan 130 kasus positif Covid-19. Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Ungaran Timur sebanyak 42 kasus, Pringapus (24), Bringin (12) dan Jambu (10). Sumber dari Humas Polres Semarang.

(AGUNG)

Polres Semarang Kodim 0714/Salatiga Kabupaten Semarang Polda Jateng Kodam IV Diponegoro Mabes Polri
Agung widodo

Agung widodo

Previous Article

Penguatan Pelaksanaan Vaksinasi dan Prokes,...

Next Article

Memupuk Rasa Kekeluargaan Yang Kokoh, Korem...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 76

Postingan Tahun ini: 219

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 45

Postingan Tahun ini: 120

Registered: Apr 16, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 44

Postingan Tahun ini: 195

Registered: Apr 13, 2021

Yulistar

Yulistar

Postingan Bulan ini: 35

Postingan Tahun ini: 111

Registered: Apr 15, 2021

Profle

Ryawan Saiyed

Terdakwa Agung Sucipto, JPU Tanya Saksi Peran NA, Asdar Akbar: Sidang Aneh
Anggota DPR RI Azikin Solthan Minta Kementan  Distribusikan Alsintan ber-SNI 
Akhirnya Pembunuh Mantan Istri Buron Selama 66 Bulan Berakhir Di Tangan Team Opsnal Polsek Pinggir
Waspada Pencurian Sepeda Motor di Bengkalis, MS Gasak Yamaha Jupiter Saat Parkir Tanpa Kunci Ganda

Follow Us

Recommended Posts

Bupati Eisti Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Tol Semarang - Demak
Korem 073/Mkt Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden RI Ke Jawa Tengah
Jokowi Senang Bandara JB Soedirman Beroperasi; Terimakasih Pak Gubernur, Bandaranya Bagus
Begini Isi Nota Kesepakatan Tentang Pembatasan Kegiatan Hajatan Masyarakat di Tengah Pandemi
Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Blora Larang Masyarakat Gelar Hajatan