Limbah Daun Cengkeh Cemari Aliran Sungai Rawapening Tuntang

Limbah Daun Cengkeh Cemari Aliran Sungai Rawapening Tuntang
Lokasi Pabrik Industri Sulingan Daun Cengkeh Desa Manggihan RT 01 / Rw 01 Kecamatan Getasan, kab Semarang

SEMARANG- Menindaklanjuti informasi dari masyarakat dan berbagai sumber terkait mengenai pembuangan limbah Home industri penyulingan daun cengkeh yang dibuang ke sungai, milik seorang berinisial (Ru) yang beralamatkan di Desa Manggihan RT 001/RW 001, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, awak media Indonesiasatu.co.id menelusuri informasi dari masyarakat terkait limbah yang indikasi beracun dan lakukan investigasi ke lokasi pabrik tersebut. Minggu (02/05/2021).

Menurut keterangan pemilik pabrik (Ru), "memang benar adanya kami membuang limbah daun cengkeh ke bantaran sungai yang mengalir ke arah (Rawa Pening) Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, tersebut, yang posisinya berada pas di belakang pabrik kami.

"itu cuma limbah yang di hasilkan dari bekas pembakaran daun cengkeh yang telah menjadi abu dan menurut kami itu tidak beracun dan tidak membahayakan lingkungan maupun habitat lainnya, " papar RU.

Dan menurut keterangan (Ru) tersebut, katanya sudah mengantongi perijinan dari Dinas Terkait dan Pihak Pemerintah Desa, namun dibuatnya sudah Tahun 2012.

Menurut keterangan, dari pihaknya tersebut sangat jauh dari bukti di lapangan dan awak media juga sudah mengklarifikasi ke Pemerintah Desa dan pemilik industri. Sebab limbah tersebut sangat membahayakan bagi habitat di Aliran Bantaran sungai dan lingkungan yang mengalir ke (Rawa Pening) Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Menurut keterangan masyarakat sekitar lokasi, membenarkan adanya limbah sampah sulingan daun cengkeh yang sangat mengganggu pemandangan dan membuat tercemar air sungai. "Sebenarnya kami ingin laporkan terkait limbah industri tersebut kepada Pihak Berwajib, tapi kami gak enak karna masih tetangga kami, sebagaimana ingin memanfaatkan air sungai juga jadi takut adanya limbah industri sulingan cengkeh tersebut, " paparnya kepada awak Media.

Sementara itu, pihak pemerintah Desa memberikan keterangan terkait hal tersebut. Kepala Desa Manggihan membenarkan adanya limbah sampah yang memang sengaja dibuang di sungai yang mengalir ke (Rawa Pening)Tuntang.

"Selaku Pemerintah Desa kami sudah sering mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya bagi yang memiliki usaha yang berdampak berbahaya, " papar Kepala Desa Manggihan kepada awak media.

( Agung)

Aliran Sungai yang Tercemar Limbah Industri Daun Cengkeh Getasan kab Semarang Masyarakat kabupaten Semarang Rawapening Kecamatan Tuntang
Agung widodo

Agung widodo

Previous Article

Aparat Gabungan TNI Polri dan Satpol-PP...

Next Article

Peduli Corona,PSHT Rayon Karangjati Cabang...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 76

Postingan Tahun ini: 219

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 45

Postingan Tahun ini: 120

Registered: Apr 16, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 44

Postingan Tahun ini: 195

Registered: Apr 13, 2021

Yulistar

Yulistar

Postingan Bulan ini: 35

Postingan Tahun ini: 111

Registered: Apr 15, 2021

Profle

Ryawan Saiyed

Terdakwa Agung Sucipto, JPU Tanya Saksi Peran NA, Asdar Akbar: Sidang Aneh
Anggota DPR RI Azikin Solthan Minta Kementan  Distribusikan Alsintan ber-SNI 
Akhirnya Pembunuh Mantan Istri Buron Selama 66 Bulan Berakhir Di Tangan Team Opsnal Polsek Pinggir
Waspada Pencurian Sepeda Motor di Bengkalis, MS Gasak Yamaha Jupiter Saat Parkir Tanpa Kunci Ganda

Follow Us

Recommended Posts

Bupati Eisti Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Tol Semarang - Demak
Korem 073/Mkt Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden RI Ke Jawa Tengah
Jokowi Senang Bandara JB Soedirman Beroperasi; Terimakasih Pak Gubernur, Bandaranya Bagus
Begini Isi Nota Kesepakatan Tentang Pembatasan Kegiatan Hajatan Masyarakat di Tengah Pandemi
Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Blora Larang Masyarakat Gelar Hajatan